Mulai Lancar, Rekayasa Lalu Lintas di TB Simatupang Dihentikan

'https://otomotif.katadata.co.id/news/mulai-lancar-rekayasa-lalu-lintas-di-tb-simatupang-dihentikan-20909

'https://otomotif.katadata.co.id/news/mulai-lancar-rekayasa-lalu-lintas-di-tb-simatupang-dihentikan-20909

KatadataOTO – Pemerintah DKI melalui Dinas Perhubungan akan menghentikan rekayasa lalu lintas di jalan TB Simatupang. Kanalisasi gerbang tol Fatmawati 2 juga resmi dihentikan karena arus kendaraan dinilai sudah mulai normal.

Keputusan ini disampaikan lewat akun Instagram Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Dalam feed tersebut disampaikan bahwa rekayasa lalu lintas memang hanya akan diberlakukan pada 15 September hingga 24 Oktober 2025.

Penghentian ini dilakukan setelah berbagai kegiatan konstruksi di jalan TB Simatupang – RA. Kartini rampung dilakukan.  Pekerjaan yang dilakukan adalah galian di Simpang Fatmawati serta instalasi perpipaan air bersi dari PAM Jaya dan PAL Jaya.

Selesainya pekerjaan di kawasan tersebut membuat lajur yang tadinya ditutup kini sudah kembali dibuka untuk dipakai oleh pengguna jalan. Sehingga arus kendaraan bisa lebih optimal seperti kondisi normal.

Selama rekayasa lalu lintas, masyarakat juga dinilai sudah mengubah kebiasaan menggunakan mobil pribadi menjadi transportasi umum. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah penumpang MRT Jakarta.

Berdasarkan data dari Dinas Perhubungan, jumlah rata-rata penumpang yang naik turun di stasiun Fatmawati meningkat 23,97 persen. Angka ini dinilai meningkat cukup signifikan.

Selain itu, kinerja layanan angkutan umum selama pelaksanaan rekayasa lalu lintas juga tumbuh 17,81 persen. Pencapaian tersebut tak lepas dari keputusan pemerintah yang menambah layanan agar masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi.

Sebelumnya diberitakan bahwa seluruh pekerjaan konstruksi telah membuat lalu lintas di jalan TB Simayupang macet parah. Situasi itu semakin menjadi khususnya saat jam sibuk seperti pagi serta sore hari.

Beragam cara dilakukan pemerintah untuk mengurangi kepadatan tersebut namun kemacetan tetap terjadi. Terlebih pada beberapa titik ruas jalan memang sempit sehingga memperlamat arus kendaraan.

Salah satu cara yang dinilai efektif ketika itu adalah memanfaatkan ruas jalan tol sisi paling kiri untuk dipakai masyarakat secara gratis. Dengan demikian lajur jalan jadi bertambah serta mempercepat laju arus kendaraan di lokasi.

Lihat Juga

pentingnya akses air bersih

Kemarau dan Krisis Air Bersih: Akses Air Bersih Jadi Kebutuhan Mendesak Saat Ini

Musim kemarau tahun ini tercatat sebagai salah satu yang terpanjang dan terkering dalam beberapa tahun terakhir. Fenomena ini bukan sekadar

info galian air sunter jakarta utara

Update Proyek Galian Air Bersih di Sunter, Jakarta Utara

Warga yang sering beraktivitas atau melintas di kawasan Sunter, Jakarta Utara, belakangan ini mulai memperhatikan adanya beberapa titik pembangunan di

Galian akses air bersih di pesanggrahan

Update Kondisi Akses Air Bersih di Pesanggrahan – Petukangan

Bagi warga yang sering melintasi kawasan Pesanggrahan dan Petukangan, belakangan ini mungkin mulai memperhatikan adanya beberapa titik pembangunan di sepanjang