Galian Biang Macet di Depan CIBIS TB Simatupang Selesai, Jalanan Kembali Normal

'https://megapolitan.kompas.com/read/2025/10/08/15574731/galian-biang-macet-di-depan-cibis-tb-simatupang-selesai-jalanan-kembali?page=all

'https://megapolitan.kompas.com/read/2025/10/08/15574731/galian-biang-macet-di-depan-cibis-tb-simatupang-selesai-jalanan-kembali?page=all

JAKARTA, KOMPAS.com – Kemacetan panjang yang kerap terjadi di depan Cibis Park, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, kini berangsur normal.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Perumda Paljaya menyatakan pengerjaan proyek Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) di titik manhole-4 (MH-4) telah selesai. “

Alhamdulillah, pekerjaan di manhole-4 depan CIBIS telah selesai tepat waktu pada 7 Oktober 2025. Barrier sudah kami bongkar, dan lalu lintas kembali lancar seperti semula,” ujar Direktur Utama Paljaya, Untung Suryadi, dalam keterangan resminya, Rabu (8/10/2025).

Penyelesaian pekerjaan di titik tersebut menjadi kabar baik bagi pengguna jalan, mengingat area itu sebelumnya menjadi titik kemacetan paling parah selama pembangunan SPALD-T berlangsung.

Proyek Masih Berlanjut di Depan SPBU TB Simatupang Meski MH-4 telah tuntas, pekerjaan di titik manhole-7 (MH-7) yang berada di depan SPBU TB Simatupang masih berlangsung dan ditargetkan rampung 25 Oktober 2025.

Untung memastikan, kemacetan akibat pekerjaan di lokasi itu tidak separah di depan CIBIS. “Progres di manhole-7 berjalan baik dan area tersebut tidak semacet manhole-4 sehingga dampak lalu lintas relatif lebih ringan,” jelasnya.

Rekayasa Lalin Dinilai Belum Efektif, Pengendara Ungkap Biang Kerok Macet TB Simatupang Proyek SPALD-T ini bertujuan menyalurkan limbah domestik dari rumah tangga, perkantoran, dan fasilitas umum menuju Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik (IPALD) agar diolah sebelum dibuang ke lingkungan.

Paljaya menggunakan teknologi Micro Tunnel Boring Machine (MTBM), metode pengeboran bawah tanah sedalam sekitar 14 meter tanpa galian terbuka, guna meminimalkan gangguan lalu lintas.

Target penyelesaian seluruh proyek SPALD-T di kawasan TB Simatupang adalah Juni 2026.

Pemprov DKI dan Gubernur Pantau Langsung Proyek Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pihaknya telah mengoordinasikan percepatan penyelesaian proyek dengan berbagai instansi, termasuk PAM Jaya, Paljaya, Dinas Sumber Daya Air, dan Bina Marga.

“Semua saya minta paling lama akhir Oktober sudah selesai semua,” kata Pramono saat meninjau proyek, Minggu (14/9/2025). Pramono juga menjelaskan bahwa Pemprov DKI telah memperoleh izin dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan rekayasa lalu lintas di ruas tol yang bersinggungan dengan kawasan TB Simatupang.

Lihat Juga

penyebab masalah air bersih jakarta

Masalah Air Bersih di Jakarta: Data, Fakta, dan Akar Permasalahan

Air bersih di Jakarta terus menjadi persoalan serius meskipun telah banyak upaya dilakukan oleh pemerintah dan pengelola layanan air bersih.

sosialisasi proyek air bersih jakarta

Apa Saja Penyebab Masalah Air Bersih di Jakarta?

Masalah air bersih di Jakarta bukan isu baru. Sebagai kota dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa dan kawasan metropolitan

pentingnya air bersih

Kenapa Air Bersih Menjadi Masalah Penting di Jakarta?

Kita semua pastinya tahu, bahwa Jakarta adalah salah satu megapolitan terbesar di dunia dengan lebih dari 10 juta jiwa penduduk