Apa Saja Penyebab Masalah Air Bersih di Jakarta?

sosialisasi proyek air bersih jakarta
sosialisasi proyek air bersih jakarta

Masalah air bersih di Jakarta bukan isu baru. Sebagai kota dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa dan kawasan metropolitan Jabodetabek yang mencapai lebih dari 30 juta jiwa, kebutuhan air bersih terus meningkat setiap tahun. Namun, ketersediaan dan kualitas air bersih belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Lalu, apa sebenarnya yang menyebabkan masalah air bersih di Jakarta? Berikut penjelasan lengkapnya berdasarkan faktor lingkungan, infrastruktur, hingga tata kelola.

1. Ketergantungan Berlebihan pada Air Tanah

Salah satu penyebab utama krisis air bersih di Jakarta adalah penggunaan air tanah yang masif.

Menurut data dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta dan berbagai studi akademik, sebagian besar kebutuhan air di Jakarta masih dipenuhi dari air tanah, terutama oleh rumah tangga, perkantoran, hingga industri.

Dampaknya:

  • Penurunan muka tanah (land subsidence)
  • Intrusi air laut
  • Penurunan kualitas air

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa penurunan tanah di Jakarta dapat mencapai 1–15 cm per tahun di wilayah tertentu. Hal ini membuat wilayah pesisir semakin rentan terhadap banjir dan memperburuk kualitas air tanah karena tercampur air laut.

2. Keterbatasan Cakupan Layanan Air Perpipaan

Distribusi air bersih melalui jaringan perpipaan belum menjangkau seluruh wilayah Jakarta.

Layanan air perpipaan dikelola oleh PAM Jaya. Meskipun dalam beberapa tahun terakhir cakupan layanan meningkat signifikan, masih terdapat masyarakat yang belum terhubung dengan jaringan air perpipaan sehingga bergantung pada:

  • Air tanah
  • Sumur bor
  • Air tangki

Keterbatasan jaringan ini menyebabkan ketimpangan akses air bersih antar wilayah masyarakat di Jakarta.

3. Pencemaran Sumber Air

Sebagian besar sumber air baku Jakarta berasal dari sungai. Salah satu yang utama adalah Sungai Ciliwung.

Nah masalahnya, kualitas air sungai di Jakarta tergolong tercemar berat akibat:

  • Limbah domestik rumah tangga
  • Limbah industri
  • Sampah padat
  • Sistem sanitasi yang belum optimal

Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menunjukkan bahwa banyak sungai di wilayah perkotaan Indonesia, termasuk Jakarta, berada dalam kategori tercemar sedang hingga berat. Kondisi ini membuat proses pengolahan air menjadi lebih mahal dan kompleks.

4. Pertumbuhan Penduduk dan Urbanisasi

Jakarta terus mengalami urbanisasi. Bayangin aja, setiap tahun, ribuan orang datang ke kota ini untuk bekerja dan menetap. Tentu hal ini menyebabkan masalah pada beberapa hal, seperti:

  • Lonjakan kebutuhan air bersih
  • Peningkatan konsumsi domestik, serta
  • Bertambahnya beban infrastruktur

Semakin padat suatu wilayah, semakin besar tekanan terhadap sistem penyediaan air minum. Jika tidak diimbangi dengan pembangunan infrastruktur, maka krisis air bersih akan semakin terasa.

5. Infrastruktur Tua dan Kebocoran Pipa

Masalah lain yang sering luput dari perhatian adalah kebocoran jaringan pipa (non-revenue water).

Dalam sistem distribusi air, kebocoran pipa dapat menyebabkan hilangnya sebagian air sebelum sampai ke pelanggan. Di kota besar seperti Jakarta, kebocoran ini bisa terjadi karena beberapa hal, misalnya:

  • Usia pipa yang sudah tua
  • Tekanan air yang tidak stabil
  • Kerusakan akibat proyek konstruksi

Kehilangan air akibat kebocoran, artinya pasokan efektif ke masyarakat akan menjadi berkurang.

6. Perubahan Iklim dan Ketidakpastian Curah Hujan

Perubahan iklim yang terjadi akhir-akhir ini, ternyata juga berperan besar loh dalam permasalahan air bersih.

Seperti musim kemarau yang lebih panjang dari pada sebelumnya, kejadian ini akan menyebabkan:

  • Debit sungai menurun
  • Ketersediaan air baku berkurang
  • Kualitas air memburuk

Sementara saat musim hujan ekstrem, air sungai menjadi sangat keruh sehingga mempersulit proses pengolahan air bersih.

Baca juga: Kenapa Air Bersih Menjadi Masalah Penting di Jakarta?

Dampak Masalah Air Bersih bagi Masyarakat Jakarta

Krisis air bersih yang terjadi pada masyarakat bukan sekadar persoalan teknis belaka, tetapi juga akan berdampak pada beberapa hal yang signifikan, misalnya:

1. Kesehatan

Air yang tidak layak konsumsi dapat menyebabkan:

  • Diare
  • Penyakit kulit
  • Infeksi saluran pencernaan

Menurut data WHO, akses terhadap air bersih dan sanitasi yang layak merupakan faktor utama dalam pencegahan penyakit berbasis lingkungan.

2. Ekonomi Rumah Tangga

Masyarakat yang tidak terhubung dengan jaringan perpipaan sering kali harus membeli air galon atau air tangki dengan harga lebih mahal.

3. Lingkungan

Penggunaan air tanah berlebihan mempercepat penurunan tanah dan memperburuk risiko banjir di Jakarta.

Baca juga: Proyek Pemasangan Pipa Air Minum Jakarta Dikebut, Ini Untungnya buat Warga

Upaya Mengatasi Masalah Air Bersih di Jakarta

Melihat masalah akses air bersih di Jakarta saat ini, PAM Jaya melakukan perluasan jaringan perpipaan air bersih ke sejumlah wilayah di Jakarta dan daerah penyangga. Pembangunan dan penyediaan sistem air bersih yang merata ini juga dilakukan dengan memberikan sosialisasi sebagai bentuk edukasi terhadap masyarakat, agar semua bagian bisa bekerjasama melancarkan proyek ini.

Target jangka panjangnya adalah meningkatkan cakupan layanan air perpipaan hingga mendekati 100%, sehingga masyarakat tidak lagi bergantung pada air tanah.

Untuk informasi progres pengerjaan, jadwal, dan wilayah mana saja yang sedang berjalan proyek air bersih, bisa cek langsung di airbersihuntuksemua.com/future-project/.

Kesimpulan

Jadi, kesimpulan atas masalah air bersih yang terjadi di Jakarta hari ini, disebabkan oleh kombinasi berbagai faktor, yaitu:

  1. Ketergantungan pada air tanah
  2. Keterbatasan jaringan perpipaan
  3. Pencemaran sungai
  4. Pertumbuhan penduduk
  5. Infrastruktur tua dan kebocoran
  6. Dampak perubahan iklim

Solusi krisis air bersih tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, operator air, sektor swasta, dan masyarakat untuk menciptakan sistem penyediaan air minum yang berkelanjutan.

Jika tidak ditangani secara serius, masalah air bersih dapat berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan Jakarta di masa depan.

Lihat Juga

sosialisasi proyek air bersih jakarta

Apa Saja Penyebab Masalah Air Bersih di Jakarta?

Masalah air bersih di Jakarta bukan isu baru. Sebagai kota dengan populasi lebih dari 10 juta jiwa dan kawasan metropolitan

pentingnya air bersih

Kenapa Air Bersih Menjadi Masalah Penting di Jakarta?

Kita semua pastinya tahu, bahwa Jakarta adalah salah satu megapolitan terbesar di dunia dengan lebih dari 10 juta jiwa penduduk

Proyek pemasangan pipa air bersih jakarta

Proyek Pemasangan Pipa Air Minum Jakarta Dikebut, Ini Untungnya buat Warga

Kita semua pastinya sepakat, bahwa air bersih jadi kebutuhan yang sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Namun, banyak daerah di